Kesuksesan Orang-orang ‘Biasa’

Tulisan ini sudah lebih dulu saya tampilkan di Kompasiana pada tanggal 17 Februari 2011 (http://sosbud.kompasiana.com/2011/02/17/kesuksesan-orang-orang-biasa) Selama sebulan terakhir, saya merasa mengalami apa yang mungkin sering disebut dengan writer’s block. Saya tidak begitu yakin mau menulis apa. Tentu saja, bukan berarti saya tidak tahu apa yang ingin saya tulis. Sebaliknya, saya terhenyak karena saya merasa ada […]

Read More Kesuksesan Orang-orang ‘Biasa’

Kota modern dan tranformasinya sebagai organisasi bisnis

Menjadi sebuah kota bukan lagi sebatas menjadi sebuah masyarakat yang hidup bersama di sebuah letak geografis perkotaan yang sama. Bahkan, makna kota tak lagi sederhana. Dahulu, yang penting ada kompleks pemerintahan, kompleks perniagaan, kompleks pendidikan dan kebudayaan, serta kompleks pemukiman; jadilah sebuah kota. Arsitektur kota pun kini jauh lebih rumit daripada dulu. Kota modern adalah sebuah entitas kosmopolit yang unik, karena di satu sisi terlalu jenuh dan ruwet untuk dihidupi, dan di sisi lain sangat sulit dipungkiri daya tariknya. Dalam perspektif ini, kota modern sesungguhnya sudah berevolusi menjadi sebuah organisasi bisnis, dan oleh karenanya akan lebih baik bila dikelola mengikuti prinsip organisasi bisnis. Mengapa saya berpikir demikian? Dinamika kota modern: Jaringan kerja, informasi dan komunikasi raksasa Pertama-tama, kota modern adalah sebuah sistem pertukaran informasi raksasa. Dulu mungkin orang memiliki perilaku hidup yang sederhana, dimana pergaulan dan interaksi terjadi di lingkungan rumah dan lingkungan kerja. […]

Read More Kota modern dan tranformasinya sebagai organisasi bisnis