Rame-rame!

Beberapa¬†tahun¬†lalu, ada¬†iklan¬†rokok¬†yang dikenal¬†dengan tagline¬†“asyiknya¬†rame-rame”. Itu¬†membuatku¬†pernah¬†berpikir¬†bahwa¬†kalau¬†yang namanya¬†melakukan¬†sesuatu¬†secara¬†rame-rame¬†itu¬†akan¬†bikin¬†apapun¬†lebih¬†asyik. Tapi¬†tampaknya, tidak¬†demikian. Setidaknya, berdasar¬†pengalamanku, rame-rame¬†itu¬†tidak¬†selalu¬†enak. Tapi, sekarang¬†ini, rame-rame¬†jadi¬†hal¬†yang istimewa. Lihat¬†saja, menyanyi¬†rame-rame¬†lagi¬†jadi¬†trend dimana¬†grup-grup¬†boyband¬†dan girlband¬†banyak¬†terbentuk. Memang¬†sebagian¬†orang beranggapan¬†karena¬†ini¬†ketularan trend Korean pop¬†yang bertabur boyband dan girlband. Tapi¬†memang¬†kenyataannya, menyanyi¬†secara¬†gerombolan¬†ini¬†terbukti¬†menarik¬†penggemar. Nonton¬†bola rame-rame¬†sekarang¬†juga¬†makin ngetrend, Entah¬†itu¬†nonton¬†bareng¬†alias nobar¬†di kafe-kafe, di perumahan, atau¬†bahkan¬†di poskamling. Nonton¬†bola di stadion pun kini¬†bukan¬†hanya¬†didominasi¬†oleh¬†suporter, tapi¬†juga¬†orang kebanyakan¬†yang bukan¬†penggemar¬†bola. Bahkan, sampai¬†memakan¬†korban¬†jiwa. Seorang¬†penonton¬†yang meninggal¬†terinjak-injak¬†massa waktu¬†final¬†sepakbola¬†Sea Games 2011 […]

Read More Rame-rame!