Dua jalan menuju warisan untuk masa depan

Bisnis yang benar-benar sukses punya satu ciri khas, yaitu mereka selalu meninggalkan warisan atau legacy untuk masa depan.

Sebagian sudah tidak lagi ada, tapi warisannya masih dikenang dalam sejarah dan digunakan oleh pesaingnya yang masih eksis, contohnya kamera film Kodak. Kelompok bisnis ini mungkin sudah tidak eksis sebagai bisnis, tapi produk yang dia pelopori, atau proses produksi yang dilakukan dulu telah menjadi fondasi bagi bisnis-bisnis sejenis yang masih ada hingga sekarang. Mereka memang tak lagi ada, tapi apa yang mereka tinggalkan masih bernilai dan digunakan oleh bisnis-bisnis yang masih berlanjut.

Sebagian lainnya adalah bisnis-bisnis yang membangun legacy, tapi masih tetap eksis dan masih memimpin dalam menciptakan masa depan di bidangnya, dan ini banyak contohnya. Kita tahu betul bahwa General Electric memulai dirinya sebagai produsen peralatan, dan hingg kini dia tetap eksis sebagai penyedia jasa teknologi industri. Mercedez Benz juga tetap di jajaran depan dunia bisnis otomotif.

Setiap bisnis harus memastikan bahwa strategi kerjanya menjawab pertanyaan: Apakah bisnis itu akan menjadi warisan atau legacy? Bila ya, warisan seperti apa?

Pilihannya sebenarnya sederhana, menjadi warisan untuk digunakan oleh mereka yang masih eksis, atau menjadi warisan hidup dan tetap berkiprah dalam menentukan masa depan.

Advertisements

Any thoughts?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s